Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeCatatan hati seorang IdaSep 19, 2007
Tidak perlu banyak tanya itu...
Buang jauh penasaranmu...
Mulailah segera...
Buka lembar demi lembarnya...
Catatan satu hati...
Berdasarkan pengamatan lima indra...

Emaknya Mazaya dan Athaya...

Photo AlbumSurgaku sekarangNov 15, '11 3:12 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Terimakasih ya, Allah..... Kau ijinkan aku menempati sepotong bagian kecil surgaMu yang indah di dunia.
Semoga Kau pun berkenan memberiku kesempatan menempati surgaMu yang kekal kelak.....
Aaaamiiin.

Photo Albumkakak lain rahimApr 21, '11 10:02 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
tak harus satu ibu
tak mesti dari satu rahim
sayangmu
tak lekang oleh waktu
perhatianmu
tak pupus oleh jarak
terimasih, Nci
untuk selalu ada untukku.

Photo Albumenaknya makan kaki......Apr 21, '11 9:50 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kegiatan oral motor Tata tidah terbatas pada memasukkan jari tangan dan mainan. tapi meluas hingga kegiatan icip-icip jari kaki sendiri..... hiiiiyy!!!! anakna tiaaapa, tiiih?

Blog EntryApr 21, '11 9:29 AM
for everyone
Tanpa balon warna warni
pujaan para bocah dan bayi

Nihil kue tart ultah nan lezat
rasa coklat kegemaranmu

Sepi dari kemeriahan pesta
ajang ucapan selamat

Jauh dari keistimewaan
seorang bayi berubah jadi batita

Tapi selaksa doa
terus kupanjatka tanpa jeda

Semesta syukur kuhadirkan
di hadapan Allah
atas hadirmu
yang ubah duniaku
sosokmu
yang menambah gigihku

Setriliun harap
kutembangkan tanpa jemu

semoga hanya suka, sukses dan bahagia
isi usiamu
selalu

ReviewReviewReviewDec 31, '10 12:08 PM
for everyone
Category:Restaurants
Cuisine: Other
Location:Jogjakarta
Terletak di dan berasal dari Jogjakarta. Warung ini memang berani menawarkan pemuas selera bercitarasa pedas. Ternyata, ga sedikit penyuka rasa yang tajam tersebut.

Warungnya sederhana saja. Terletak di Jl. Godean KM 5, Yogyakarta selain beberapa lokasi lainnya yang tersebar di Jogja dan masih beberapa lokasi lagi di luar Jogja.
Tidak dapat dikatakan besar, walaupun ruangan dapat dibagi menjadi 2 bagian, meja kursi dan lesehan. Interior dan furnitur yang sederhana justru makin menonjolkan tulisan-tulisan yang banyak ditempel di seantero dinding warung makan. Tempelan-tempelan tersebut sengaja didesain dan dikonsep bagi pengunjung tentang garansi kepuasan, sejarah sambal, dan hal-hal unik lainnya. Menguntungkan juga bagi kami, terutama, yang punya anak yang baru saja bisa membaca.
Menawarkan banyak menu yang namanya berawalan dengan kata sambal, misalnya: sambal Sambal tempe, Sambal tahu, Sambal udang, Sambal rempelo ati, Sambal teri dan masih banyak lauk lainnya.

Makan siang kami sekeluarga plus orangtua dan adik-adik sangat meriah dan berselera, mungkin karena citarasa pedas tadi.
Mengusung tag "23 sambal, 14 lauk, 8 sayuran, 20 minuman", cukuplah memanjakan hasrat wisata kuliner kami.

Review ini diikutsertakan dalam lomba review mbak Maya Siswadi
http://bunda2f.multiply.com/journal/item/343


ReviewReviewReviewReviewDec 30, '10 10:39 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Comedy
Sitkom Amerika Everybody Loves Raymond berkisah tentang keseharian keluarga Raymond (Ray Romano) dan istrinya, Debra (Patricia Heaton) pasangan muda beranak tiga; si gadis kecil, Ally dan adik kembarnya, Michael dan Geoffrey. Sitkom ini bertambah hidup dengan dampingan tokoh-tokoh berikut: Marie, ibu Ray diperankan dengan pas oleh Doris Roberts, Frank, ayah Ray, dilakoni oleh aktor Peter Boyle dan Robert, kakak Ray (Brad Garrett).

Ray, seorang sosok anti konflik yang beranggapan segala sesuatu harus selalu berjalan sesuai rencana dan setiap orang harus menyukainya. Ray anak kesayangan Marie yang tidak pernah benar-benar rela bahwa Debra menikahi Ray. Marie yang otoriter dan posesif selalu merasa Debra yang manis dan baik mempunyai banyak kekurangan hanya karena Debra tidak bisa memasak. Parahnya, bila Debra berhasil memasak makanan lezat, Marie justru uring-uringan karena merasa tersaingi.Dan banyak lagi adegan-adegan yang menggambarkan bahwa "pergesekan" kepentingan menantu-mertua bukanlah dominasi cerita ala negeri kita.

Frank digambarkan baik hati dan penyayang kepada seluruh keluarga diluar kenyataan bahwa tutur katanya kerap kasar dan blak-blakan.
Robert memposisikan dirinya sebagai seteru abadi bagi Ray lantaran Robert tahu Ray menempati posisi yang sangat istimewa di hati sang ibu.
Debra yang ibu rumah tangga penuh waktu sering kali merasa kewalahan dengan tugas-tugas rumah tangga dan pengasuhan anak bersamaan dengan usahanya meraih simpati sang mertua yang sulit dibuat senang.

Kisah di seri ini bermula dari acara Open House yang diadakan sekolah Michael di mana setiap siswa membacakan cerita hasil tulisan mereka di hadapan hadirin yang terdiri dari para orangtua dan keluarga mereka. Tunggu punya tunggu, Michael maju membacakan ceritanya yang berjudul "The Angry Family". Cerita tentang sebuah keluarga besar yang sering marah dan saling berteriak. Keluarga Ray yang hadir full team merasa mendapat malu di hadapan hadirin.
Tak tahan, sepulangnya dari sekolah mereka saling berdebat tentang latar belakan tulisan si kecil tanpa mengajak Michael serta. Dilanjutkan diskusi empat mata Ray dan Debra yang berujung saling tuding tanpa solusi.

Konflik ini berlanjut dengan undangan sesi pertemuan dengan wali kelas, pastor dan konselor sekolah. Lucunya, sesi -sesi tersebut justru kian menelanjangi mereka tentang interaksi mereka sehari-hari. Pergesekan mantu-mertua (Debra-Marie), sindir-sindiran suami-istri (Frank-Marie, Ray-Debra), persaingan antar saudara kandung (Robert-Ray) mewarnai sesi yang membuat Eileen, si wali kelas terbengong-bengong. Sepanjang sesi ini kita dibuat terpingkal-pingkal namun merasa seakan menyaksikan sidang ishlah keluarga dekat yang sedang berselisih.
Sesi ditutup dengan pembagian buku-buku parenting yang ditanggapi dengan sangat antusias oleh seluruh keluarga Ray.

Si akhir sitkom terungkaplah latar belakang panulisan cerita Michael. Saat ayah ibunya menyampaikan pujian atas cerita yang ditulisnya, Michael berujar senang, "Ya! aku juga suka film itu!" "Film Monster Maniac. Mereka selalu berteriak."

Yang bisa dijadikan pelajaran bagi kita adalah:
* jangan anggap mertua itu mertua. saat kita menikahi putra/putri mereka, otomatis merekalah orangtua kita.
* usahakan untuk tidak mempunyai "anak emas". kalau terlanjur punya, jangan sampai anak yang lain tahu karena itu bisa menyuburkan "sibbling rivalry"
* selalu berusaha untuk menjadi teladan bagi anak-anak di luar kenyataan bahwa kita memiliki banyak kekurangan.
* ketahui dengan pasti efek tontonan, bacaaan dan teman-teman anak karena mereka memiliki pengaruh yang besar.

Happy Watching!

Review ini diikutsertakan dalam lomba review Mbak Maya Siswadi

http://bunda2f.multiply.com/journal/item/343">http://bunda2f.multiply.com/journal/item/343


Photo AlbumHajatan 2010Dec 17, '10 11:01 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Inoy merried. Semua repot. Semua girang seraya sibuk mempersiapkan segala sesuatu...... hingga hari H tiba.....
Tak ada tegang..... tak percuma segala kerepotan... yang tertinggal hanya lega, syukur dan senang. Adik kami telah dipinang.

Lalu kami bersenang...... berfoto berpasang-pasang.
Terimakssih, semuaaaaa....

Photo AlbumLebaran Keluarga BesarDec 17, '10 10:26 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Photo AlbumMI FAMILIADec 17, '10 10:21 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Baru kesampaian berfoto bareng persis setelah sholat Iedul Fitri. Biasanya pasti langsung makan, hehehe.

ReviewReviewReviewReviewReviewDec 13, '10 11:27 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Parenting & Families
Author:Clara Ng



Dimsum Terakhir mengajak kita untuk menyadari bahwa apa dan bagaimanapun hebat kita di luar rumah, kita tetaplah seorang anak dari sebuah keluarga. Dari keluarga semua berawal.

Dimsum Terakhir bercerita tentang perjalanan sepasang suami istri yang membesarkan 4 anak kembar yang semuanya perempuan. Mereka, yang, walaupun terlahir kembar, tetap merupakan 4 pribadi yang berbeda. Masing -masing mereka, Siska, Indah, Rosi dan Novera tumbuh dalam kasih sayang dam perhatian ayah dan ibu yang memang cukup lama menanti diberi momongan.

Selain keindahan masa kanak-kanak, pertengkaran, kata-kata maupun fisik, kerap mewarnai perjalanan mereka 4 bersaudara semasa usia bersekolah. Bahkan Siska dan Indah bagai kucing dan anjing dalam keseharian. Tapi, pembelaan yang ditunjukkan antar mereka saat salah seorang dari mereka diejek teman sekolah menjadi bukti eratnya persaudaraan mereka.

Perjalanan menuju kedewasaan dan penemuan jati diri membawa mereka menemui berbagai kondisi dan beragam situasi yang benar-benar berbeda dari yang mereka biasa temukan di dalam keluarga. Di mana kemampuan beradapatasi dan membuat keputusan banyak menguji mereka berempat.
Saat itulah, sang orangtua, pasangan Anas dan Nung Atasana, memperlihatkan dukungan dan kasih sayang yang purna, sehingga mereka mampu melewati fase pendewasaan dengan baik dan tidak pernah hilang ikatan dengan keluarga walau mereka tinggal terpisah saat dewasa.

Hingga suatu saat... ketika ibu Anas, sang bunda telah lama tiada...
Keadaan Pak Nung yang sakit keras dan butuh dirawat di rumah "memaksa" mereka berempat untuk kembali tinggal satu rumah. Di sinilah siapa dan apa yang tengah mereka jalani ketika "sudah jadi orang" terungkap bagi satu sama lain. Tentu, benturan-benturan kepentingan, gesekan panas ego dan sikap ingin menang sendiri sempat menguji rasa persaudaraan 4 wanita kembar tersebut. Namun tetap, ajaran kasih sayang dan pelajaran untuk menerima setiap anggota keluarga apa adanya mampu menyatukan, bahkan mempererat hubungan mereka berempat.
Yang tersisa hanyalah perasaan kiat dekat dan saling menyayangi. Hingga saat ayah mereka tutup usia, mereka mampu menjalankan ritual kematian sang ayah dengan sangat baik dan kompak.

Buku ini saya rating 5 bintang karena lewat buku ini saya selalu diingatkan untuk benar-benar berusaha dalam mendidik anak-anak saya untuk saling menjaga dan menyayangi saudara mereka. Saya ingin "sibbling rivalry" tidak mewarnai perjalanan hidup mereka walau mereka menempuh perjalanan pendidikan atau karir yang berbeda.
Apapun yang mereka alami di luar rumah, keluargalah tempat nomor satu yang menjadi tempat mereka pergi/pulang, untuk berbagi dan mengadu karena keluarga selalu menyayangi dan menerima mereka apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangannya sebagai manusia biasa.

Review ini diikutsertakan dalam lomba review mbak Maya Siswadi
http://bunda2f.multiply.com/journal/item/343


Blog EntryDec 5, '10 7:29 AM
for everyone
Mimpiku indah tentang berbakti padamu
Tapi yang terjadi aku suka membantah anjuranmu

Mimpiku indah tentang menyenangkan hatimu
ternyata sering kususahkan pikiranmu

Mimpiku indah tentang mengukir senyum di bibirmu
Lho kok malah kupahat kerut murka di wajahmu

Mimpiku sungguh indah tentang membahagiakanmu
Tapi sepertinya..... itu masih lama akan terwujud.

Semoga Papa dan Mama sabar menunggu....
dan tak bosan mendoakan selalu.....


NoteJul 28, '10 2:40 AM
for everyone


Blog EntryJul 10, '10 11:10 AM
for everyone
Tanggal 14 April...

Sudah sejak kemarin perasaaanku tak menentu. Gimana engak. Kehamilanku sudah masuk minggu ke-39. Keyakinanku sudah bulat, anak kedua yang sedang kukandung ini akan lahir antara tanggal 10 - 16, sementara kabar yang kudapat dari RSB Duren 3 malah membuat nyaliku ciut. Jujur..... mentalku sempat jatuh saat petugas RS mengabarkan bahwa dr. Fach, SPOG yang menangani kehamilanku, malah mengambil cuti dan berada di luar negeri sampai tanggal 20 mendatang. Hhhhhhhhhhh....... tak dapat kutahan gejolak emosi ini. Kutelepon Mas dan kutumpahkan segala keresahanku, jatuhnya mentalku dan betapa aku merasa lemah tiba-tiba.... Mas berusaha keras menenangkan dan mengembalikan kepercayaan diriku. Kubiarkan tangisku pecah saat masih berbicara dengan Mas di telepon.......

Secara serampangan dan emosional, aku mengajak si bayi berbicara,"Dek, lahirnya setelah tanggal 20 April aja, ya! supaya kamu bisa ditangani dr. Fach, dokter kepercayaan mama....". Tak seperti biasanya, setelah kukatakan permintaaan tadi, bayiku jadi lebih banyak diam. Padahal biasanya ia sangat aktif bergerak di dalam rahim. Mungkin dia bingung..... Beberapa minggu lalu kuberpesan padanya, kalau memang sudah cukup umur kandungan, tolonglah adik lahir antara tanggal 10-16, jangan lewat dari waktu itu". Eeeehhhhh, sekarang kuminta di atas tanggal 20.

Menjelang sore kutata kembali hati dan perasaanku. Kucoba menenangkan diri dan berfikir setenang yang aku bisa usahakan.  Menjelang ujung senja, aku dan Aya mandi sore bersama. Saat mandi itulah kesadaran penuh menghampiriku. Kuingin semua berjalan sesuai kehendak Allah, bukan kehendakku semata. Kulafalkan kepasrahan dan permohonan pada si bayi agar lahir di waktu yang dipilihkan Allah. Walaupun itu artinya kapanpun, meski tanpa penanganan dr. Fach..... Ya, aku sudah sangat pasrah.....

Mulai menjelang Maghrib, kontraksi mulai datang dan pergi. Inervalnya lumayan dekat, cukup kuat dan berlangsung lumayan panjang/lama. Mas, yang masih ketemuan dengan temannya, cepat-cepat pulang dan mendapatiku sedang meringis-ringis menahan sakit kontraksi. Bicara rasanya aku sudah malas. Jadi hanya kukatakan,"Mas, segera mandi, makan malam dan minum vitamin, ya. Malam ini kita bakal begadang. ----------bersambung------------


Photo AlbumBerfoto sendiriMar 9, '10 12:30 AM
for everyone

Photo AlbumAya, the SurveyorMar 9, '10 12:18 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sehubungan dengan rencana sekolah Aya mengunjungi KIdzania tgl 3 Maret 2010, sekelompok bu guru perlu mengadakan survey pada tanggal 20 Februari. Bu guru perlu memilih perwakilan dari siswa untuk ikut dalam rombongan survey tersebut. Entah apa pertimbangan bu Guru, Aya dan seorang siswi TK B terpilih untuk kegiatan itu. Persiapan pagi-pagi dilakukan. Berangkat naik taksi, pulang naik Transjakarta yang transit 3 kali menuju PGC Cililitan dan berakhir dengan naik angkot sampai di rumah. Kekhawatiran akan Aya yang muntah di perjalanan tidak menjadi kenyataan. Padahal ia juga baru terserang batuk pilek yang lumayan.

Selamat, Aya!

Photo AlbumBorobudurMar 1, '10 12:51 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Memanfaatkan waktu pulang dari Jogja. Mampir ke Borobudur. Kami bertujuh sama-sama masuk areanya, tapi yang manjat cuma bertiga, Aya, Buya dan Papap. Yang berempat? Uti, Eyang Tik, Om Mas dan Mama cuma numpang duduk-duduk di undakan tangga pertama, hehehe. Mama jelas, punya alasan kuat untuk tidak naik turun tangga. Wong lagi hamil. Yang lain? Kata mereka alasannya juga kuat, "Kami sudah pernah naik sampai pucuk tertinggi Borobudur dan kami ingin jagain Mama yang ga naik karena sedang hamil'. Bisssaaaaa aja!

Photo AlbumBook Fair yang indahMar 1, '10 12:35 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Aya numpang main puzzle di booth Radio Sonora. Eeeeeh, seselesainya, Aya dapat mug. Makasih, Sonora....

Blog EntryMar 1, '10 12:24 AM
for everyone

Di waktuku yang sekarang2 ini sangat luaaaaaaaaaaaaas, aku ingin berbuat sesuatu yang bisa bikin Mama makin anteng di rumah, plus bisa nambah kocek beliau. Coba deh, dilihat. Barangkali ada yang membutuhkan jasa mama. Makasiiiih.


BAIM’S Catering            0818 976981/021-8304177 Pak Elvin  Harga Mulai Rp.15.000,-an

Hari ke-1

Hari ke-2

Hari ke-3

Hari ke-4

Hari ke-5

Hari ke-6

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Kuning

Nasi Putih

Ayam Goreng Laos

Rolade Asam Manis

Selar Bumbu Bakar

Steak Sapi + Sayuran

Ayam Goreng

Ikan Mas Balado

Acar Kuning

Telur Bulet Kecap

Tahu kecap

Bakwan Jagung

Tempe Bacem

Ceplok Asam Manis

Sop Tahu

Tempe Mendoan

Oseng Buncis

Tempe Bola Daging

Bihun Goreng

Tempe Goreng

Dendeng Balado

Sayur Lodeh

Ati Kentang Smbl Grg

Acar Mayonaise

Lalapan

Sayur Bayam

Sambal, Kerupuk, Pisang

Sambal, Kerupuk, Melon

Sambal, Kerupuk, Pisang

Sambal, Kerupuk, Duku

Sambal, Kerupuk, Semangka

Sambal, Kerupuk, Buah

Hari ke-7

Hari ke-8

Hari ke-9

Hari ke-10

Hari ke-11

Hari ke-12

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Sayur Sop

Sayur Asem

Soto Ayam

Soto Sapi Betawi

Ayam Goreng Tepung

Bandeng Tepung

Kentang Balado

Empal Goreng

Terong Balado

Tahu Isi

Tempe Oseng

Tumis Kangkung

Tempura Udang

Ikan Asin

Ikan Balado

Asinan Sayur

Labu Tumis Tempe

Mie Goreng

Pepes Tahu

Dadar Telur

Perkedel

Sambal

Bola Daging Pedas Mns

Semur Telur

Sambal, Kerupuk, Rambutan

Sambal, Kerupuk, Semangka

Sambal, Kerupuk, Pepaya

Kerupuk, Salak

Sambal, Kerupuk, Duku

Sambal, Kerupuk, Jeruk

Hari ke-13

Hari ke-14

Hari ke-15

Hari ke-16

Hari ke-17

Hari ke-18

Nasi Uduk

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Goreng Thailand

Ayam Goreng

Rendang

Bawal Rica Rica

Gulai Ayam

Gule Sapi

Ayam Goreng Mentega

Perkedel

Urap

Telur Dadar Kornet

Cap Cay

Balado Kentang Udang

Telur Mata Sapi

Telur Dadar

Bakwan Jagung

Sup Bakso

Sosis Pedas Manis

Mie Skotel Goreng

Lalap Ketimun

Tempe Goreng

Sate Sosis

Tumis Labu

Bakwan Sayur

Gule Daun Singkong

Kerupuk

Sambal, Kerupuk, Pepaya

Sambal, Kerupuk, Semangka

Sambal, Kerupuk, Pisang

Sambal, Kerupuk, Salak

Sambal, Kerupuk, Duku

Sambal, Pepaya

Hari ke-19

Hari ke-20

Hari ke-21

Hari ke-22

Hari ke-23

Hari ke-24

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Nasi Putih

Bawal Bumbu Bali

Soto Mie

Calamari

Udang Tempura

Ayam Bakar

Tongseng Sapi

Chicken Nugget

Risol

Semur Tahu

Sayur Sop

Sayur Bayam

Oseng Kacang Panjang

Acar Kuning

Tempe Mendoan

Dadar Sosis

Kering Tempe Kedele

Telur Orak Arik

Tahu Tepung

Tempe Oseng Labu

Balado Telur

Sayur Kapau

Empek-Empek

Tahu Isi

Kaki Naga

Sambal, Kerupuk, Jeruk

Sambal, Kerupuk, Semangka

Sambal, Kerupuk, Pisang

Sambal, Kerupuk, Pepaya

Sambal, Kerupuk, Melon

Sambal, Kerupuk, Jeruk


Pages:1234567